abilngaji

Abdul Jalil, lahir di Lamongan, 26 April 1994 dari seorang Aba Kasman dan Ibu Umu Kultsum. Lelaki yang hobi membaca puisi, sholawat, berpetualang, serta memiliki kebiasaan memijat dan membekam ini memulai pendidikannya di TK  Bina Ilmu dan lulus tahun 2000. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di MI Darul Ulum dan lulus tahun 2006. Pada rentang waktu itu, ia juga menuntut ilmu di Taman Pendidikan Qur’an yang dibimbing oleh Alm. Kiyai Ahmad Arif dan Alm. Kiyai Abdullah. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan tingkat menengah di MTS Miftahul Huda Sukorejo Karanbinangun dan terpilih sebagai ketua OSIS. Selain itu, ia juga mempelajari ilmu Nahwu dan bahasa Inggris di DEC (Dynamic English Course) yang dibimbing oleh Alm. Kiyai Hambali.

Pada tahun 2009, Abil begitu sapaan akrabnya saat ini melanjutkan studi ke Madrasah Aliyah Matholi’ul Anwar sembari mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren Matholi’ul Anwar yang dibimbing oleh Alm. K.H Mahsuli Effendi. Pada jenjang inilah ia kali pertamanya mendapatkan penghargaan sebagai bintang pelajar di sekolah dan santri teraktif di pondok. Memasuki kelas dua, kawan-kawan unggulan IPS mendorong dan mencalonkannya sebagai ketua HSU (Himpunan Siswa Unggulan). Setelah terpilih, ia kerap mewakili teman-temannya ketika ada undangan atau acara ke luar sekolah. Sembari memimpin organisasi, ia masih menyempatkan diri untuk mengikuti perlombaan. Beberapa prestasi gemilang yang pernah diraihnya antara lain juara II Mading 3D se-Eks Karesidenan Bojonegoro, juara II Teater se-Jawa Timur, dan sepuluh besar finalis LKTI tingkat Nasional. Tidak hanya itu, Abil juga aktif membaur, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Setelah menyelesaikan beberapa jenjang pendidikan di Lamongan, ia diberi kesempatan oleh DIKTI menerima beasiswa BIDIKMISI (Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi) untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri (PTN) pada jurusan Psikologi, Universitas Gadjah Mada. Untuk mensyukuri dan menikmati pendidikan dengan sederhana, ia memutuskan tinggal di Pondok Pesantren Sulaimaniyah.

Sejak semester satu sampai semester tujuh Abil selalu dipilih sebagai ketua kelas. Selain kuliah, Abil aktif dalam berbagai kegiatan dan organisasi baik intra maupun ekstra kampus di antaranya: PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), KMP (Keluarga Muslim Psikologi), Badan Pers PSIKOMEDIA, SP2KM (Sahabat Percepatan Pengembangan Kepemimpinan Mahasiswa), Ketua Dewan Perwakilan Fakultas di KAMADIKSI (Keluarga Mahasiswa Bidikmisi), Koordinator ISMALA (Ikatan Siswa Mahasiswa Lamongan), Ketua Komisi III Senat KM UGM, Sekjend di Partai Srikandi, Ketua KGBM (Komunitas Gerakan Budaya Menulis) se Jawa Tengah, Co-Founder Komunitas Inspirasi HAMUR Indonesia.

Tidak jauh berbeda dengan kehidupan semasa sekolah, ia juga berhasil mencetak berbagai prestasi sebagai berikut. Juara 1 Puisi Bahasa Arab IMABA GOT TALENT, juara II Puitisasi Al Quran di Universitas Gadjah Mada, Mahasiswa berprestasi di Fakultas Psikologi pada bidang olahraga, terpilih menjadi peserta terinspiratif di SP2KM, Santri tergokil di Pesantren Sulaimaniyah, Mahasiswa terfenomenal di Psikologi 2012, beberapa kali mewakili organisasi maupun Univ untuk mengikuti pelatihan, seminar, lomba, musyawarah ke Universitas lainnya. Sepulang dari KKN di Kalimantan, ia di usung menjadi kandidat Presiden Mahasiswa BEM KM UGM. Abil melanjutkan studinya di Turki dan menjadi pengurus Diaspora Muda Lamongan sebagai Founder serta Ketua Umum. Di negara Dua Benua ini lelaki eksotis bermuka manis dengan kulit sawo matang tersebut pernah menjadi ketua asrama Süleymaniye Külliyesi dan pimpinan Asya Pasifik Yıldızları.

Selama hidup di Indonesia sejak kecil hingga sekarang, banyak sekali cerita yang luput dan belum bisa dituangkan secara detail di sini. Berikut sedikit catatan dari teman-temannya untuk @abilngaji. “Penghibur, moodboster, peka, pendengar yang baik, power full, semangat, lucu, percaya diri, berani, tanggung jawab, mudah bergaul, pekerja keras, genuine, proaktif, ramah, antusias, ikut ambil bagian, pantang menyerah, menggelora, lihay, suka menolong, tak mengenal susah, supel, apa adanya, humoris, berkomitmen, peduli, disiplin, rela berkorban, luwes, unique, bijak, lakon, perhatian, friendly, ceria, sabar, strong, easy going, dan penyayang.”

Abdul Jalil (1)

Diamku الله Gerakku مُحَمَّد. Wong Lamongan, S1 di Psikologi UGM. I'm free man & traveler all id: abilngaji

1 Response to abilngaji

  1. Bendo says:

    Manusia hebat, semoga engkau selalu diberkahi kelancaran kemudahan dalam setiap langkah serta usahamu, sukses selamat berjuang jangan lupa kembali ke tanah air, apalagi tanah kelahiranmu. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.